Senin, 06 Juni 2011

Puluhan Warga Palestina Tewas Saat Peringati Hari Naksa

Lebanon (6/6)    Demonstrasi warga Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan kemarin (Ahad, 5/6) mengakibatkan 90 orang cedera sementara di Dataran Tinggi Golan, tercatat 22 warga Palestina gugur syahid di tangan tentara rezim Zionis Israel dan ratusan orang lainnya cedera. 


Kantor berita Fars melaporkan, demonstrasi itu digelar dalam rangka memperingati hari Naksa yang menandai 44 tahun pendudukan Baitul Maqdis oleh Israel. Di Tepi Barat Sungai Jordan, militer Israel menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun di Dataran Tinggi Golan, militer Israel menggunakan peluru tajam untuk membubarkan para pengungsi Palestina yang berdemo di dekat perbatasan antara Israel dan Suriah. 

Kamis, 02 Juni 2011

Indo FPC Kawal Tripartite Meeting

Lebanon (02/06)      Satu Tim Escort dari Satgas Indo FPC melaksanakan pengawalan terhadap Force Commander dalam rangka Tripartite Meeting yang dihadiri oleh pejabat senior Lebanon Armed Forces dan Israel Defences Forces.

Tripartite Meeting kali ini diselenggarakan untuk membahas UN Security Council Resolution 1701 terkait penempatan tanda batas yang jelas pada Blue Lines (perbatasan) dan membahas langkah-langkah keamanan terkait adanya rencana  aksi unjuk rasa para pengungsi dari Palestina di wilayah sepanjang perbatasan Lebanon-Israel. 

Minggu, 29 Mei 2011

Kasum TNI Kunjungi Prajurit satgas Indo FPC



Lebanon(28/5)   Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia ( Kasum TNI) Letnan Jenderal TNI Suryo Prabowo mengunjungi camp sudirman tempat dimana Prajurit Satgas Indo FPC Konga XXVI-C2/Unifil bermukim selama melaksanakan misi penugasannya di Lebanon. 
 Pada kesempatan kali ini Kasum TNI didampingi oleh  Waasops Panglima TNI Laksma TNI ST. Budiyono, Direktur Zeni TNI-AD Brigjen TNI Dicky Waenal Usman, Paban I/Renc Slog TNI Kolonel Tek Sumarno, Wakil Kepala Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Kolonel PNB A. Sumadi, Atase Pertahanan Cairo Kolonel Laut(P) R, Teguh Isgunanto, Sespri Kasum TNI Kolonel Inf Andika Perkasa dan tidak ketinggalan juga duta besar Indonesia untuk Lebanon Bapak Dimas Samodra.

Kunjungan ke Sudirman Camp ini Kasum TNI melakukan Inspeksi terhadap kendaraan dan perlengkapan yang digunakan oleh Satgas Indo FPC dalam melaksanakan tugas di misi perdamaian PBB (Unifil),juga menyempatkan untuk memeriksa kondisi pangkalan Camp Sudirman dan masuk ke Korimek (Barak) serta Shelter(Bunker perlindungan) .Selanjutnya Kasum TNI dan rombongan mengecek langsung personel yang bertugas sebagai juru masak Satgas.
Kunjungan di Satgas Indo FPC yang berlangsung sekitar 1 Jam ini diakhiri dengan foto bersama rombongan dan seluruh perwira di Gapura sudirman Camp, selanjutnya Kasum TNI melanjutkan lawatannya ke MCC untuk bertemu dengan Deputy Force Commander ( wakil komandan unifil yang berada di Lebanon) Brigent Santi Bofanti serta mengunjungi Satgas kontingen garuda lain yang berada di wilayah Naqoura.


Sabtu, 28 Mei 2011

Hizbullah Kecam Serangan Terhadap Pasukan PBB

Lebanon (28/05)    "Hizbullah menganggap tindakan kriminal dan meminta layanan khusus Lebanon untuk menyelidiki dan mengungkap pelaku dan menahan mereka,"kata Press TV pernyataan Hizbullah pada hari Jumat. 

Sebuah patroli Italia dari PBB Interim Force di Lebanon (UNIFIL) menjadi sasaran bom pinggir jalan pada hari Jumat.
Setidaknya enam tentara Italia dan dua warga sipil luka-luka dalam serangan itu. Menurut Menteri Pertahanan Italia Ignazio La Russa, dua dari pasukan perdamaian berada dalam kondisi kritis.

Sebuah laporan awal dari kantor berita Italia ANSA mengutip sumber kementerian pertahanan telah mengatakan bahwa seorang tentara Italia tewas dalam ledakan itu.
"Ini adalah tindakan tercela yang jelas ditujukan untuk merusak Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan stabilitas di Lebanon,''kata Neeraj Singh, juru bicara pasukan penjaga perdamaian UNIFIL.

Ia merujuk pada resolusi yang mengakhiri perang Israel 33 hari terhadap gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah pada tahun 2006, yang merenggut nyawa lebih dari 1.200 warga Libanon, kebanyakan warga sipil.* ((IslamTimes/Info Ops)