Selasa, 26 Juli 2011

Tanpa Hizbullah, Lebanon Tidak Akan Bertahan

Lebanon, (25/07)      Politisi senior Lebanon menyatakan bahwa negara ini tidak akan mampu bertahan eksis dalam menghadapi agresi rezim Zionis Israel tanpa gerakan muqawama Hizbullah, dan masa depan Lebanon sangat berkaitan erat dengan gerakan tersebut.
Pemimpin Gerakan Patriotik Bebas (FPM) Michel Aoun, membicarakan berbagai fakta dalam Perang 33 Hari Israel-Hizbullah, dengan radio lokal (24/7) dan menyatakan, "Kita tidak akan mampu bertahan hidup sebagai sebuah negara tanpa kekuatan perlawanan ini atau tanpa dukungan gerakan muqawama." Demikian dilaporkan Daily Star terbitan Lebanon.
Ditambahkannya, "Dari sinilah formula itu muncul, yaitu gabungan antara militer dan muqawama. Keduanya bersatu dan saling terkait dalam melawan musuh."

Kamis, 21 Juli 2011

Pasukan Garuda Di Lebanon Mendapat Penghargaan Dari PBB


Lebanon, (21/07)     Kontingen Garuda Indonesia mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebanyak  282 personel dari beberapa kesatuan tugas yang tengah bertugas di bawah komando UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) diantaranya Satgas Indo FPC sebanyak 150 personel, Satgas Indo FHQSU sebanyak 49 personel, Satgas Sector East Military Police Unit sebanyak 75 personel, Satgas Indo Medic 7 personel dan 1 personel dari MTF (Maritime Task Force) Staff HQ menerima medali perdamaian melalui sebuah upacara Indonesia Medal Day atau UN Medal parade yang dilaksanakan di lapangan Sudirman Camp Green Hill, Naqoura Lebanon Selatan, Kamis (21/07/2011).


Kontingen Garuda Dukung Ecological Day Di Lebanon


Lebanon Selatan, (20/07). Prajurit TNI yang tergabung dalam Indo Force Protection Company (FPC) Kontingen Garuda  XXVI-C2 yang bertugas dan bertanggung jawab di wilayah Markas Besar UNIFIL Naqoura Lebanon Selatan, Rabu (20/07) turut mendukung dan mensukseskan   “Ecological Day” atau hari kebersihan lingkungan yang dilaksanakan melalui instruksi dari Force Commander UNIFIL Mayjen Alberto Asarta Cuevas.

Ecological Day secara serentak dilakukan oleh seluruh kontingen jajaran UNIFIL dilaksanakan di sekitar wilayah kerja sesuai dengan pembagian area dari masing-masing bagian, dimulai pukul 09.00 s.d 16.00 waktu setempat dengan melibatkan semua personel militer maupun sipil yang bertugas di jajaran UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon).

Jumat, 15 Juli 2011

Lebanon Bebaskan 7 warga Estonia Yang Diculik

Lebanon, (14/07)          Sumber keamanan Lebanon mengkonfirmasi pembebasan tujuh warga Estonia yang diculik di Bekaa, Lebanon timur setelah mereka menyeberangi perbatasan dengan bersepeda pada Maret lalu, BBC Arab melaporkan (14/7).


Delegasi Perancis menerima tujuh warga Estonia dari penculik setelah Perancis melakukan negoisasi selama beberapa bulan.

Sejauh ini belum belum dapat dikonfirmasi mengenai proses pembebasan ketujuh warga Estonia itu, tetapi sumber keamanan menginformasikan bahwa serah terima ketujuh orang itu dilaksanakan di wilayah Arsal, sebelah selatan kota Baalbek.

Tujuh warga Estonia yang dibebaskan itu telah tiba di Kedutaan Besar Prancis di Beirut.

Aparat keamanan, beberapa minggu lalu telah menangkap tiga penculik, namun penangkapan itu tidak membawa mereka untuk mengetahui lokasi penyekapan.

Tujuh wisatawan itu diculik oleh sejumlah pria bersenjata pada 23 Maret lalu, hanya beberapa saat setelah menginjakkan kaki di Lebanon dengan mengendarai sepeda dari Suriah.

Pemerintah Lebanon menuduh sebelas orang, empat di antaranya masih buron, turis itu diculik di bawah todongan senjata.

Kelompok penculikan yang dikenal itu menyebut dirinya "Gerakan Pembangunan dan Reformasi" dalam sebuah surat yang dikirim pada Website Lebanon,

Kemudian 6 April lalu para penculik itu meminta "tebusan" untuk melepaskan para sandera.* (amh/Info Ops)